Reading:
Menyesuaikan Ekspektasi Performansi di Tengah Pendemi

Menyesuaikan Ekspektasi Performansi di Tengah Pendemi

June 2, 2020

Setelah lebih dua bulan bekerja dari rumah, tidak sedikit individu merasakan kejenuhan. Kejenuhan membuat kita lebih mudah letih secara emosional dan mental. Dua hal ini justru akan menurunkan produktivitas tim. Jika kamu adalah seorang manajer, supervisor, atau ketua project, berikut beberapa hal yang sebaiknya dilakukan:

DO

  1. Re-prioritize
    Susun ulang skala prioritas pekerjaan, fokus pada pekerjaan2 yang bisa diselesaikan. Terlalu fokus pada pekerjaan yang tidak mungkin diselesaikan ketika WFH justru akan menghambat produktivitas tim.
  2. Re-assess
    Sesuaikan level kualitas sebuah pekerjaan, tidak perlu mengacu ideal seperti sebelum2nya, cukup level maksimal yang bisa dicapai selama WFH.
  3. Re-ballance
    Cobalah untuk memahami kondisi anggota tim dengan situasi personal yang sedang mereka rasakan. Percayalah mereka sudah berusaha melakukan yang terbaik versi mereka selama WFH.

DON’T

  1. Berekspektasi lebih, hal ini justru akan membuatmu mudah kecewa dan menciptakan iklim negatif ketika sebuah pekerjaan tidak selesai seperti biasanya.
  2. Berasumsi mereka bisa meng-handle situasi sama sepertimu, ingat level resiliensi individu berbeda-beda dalam menghadapi sebuah permasalahan, termasuk WFH.
  3. Berasumsi mereka akan mengadu ketika mereka merasa jenuh. Kekhawatiran dicap tidak bisa diandalkan adalah faktor yang membuat beberapa individu tidak mau terbuka pada kejenuhan yang mereka rasakan. Sebaiknya, manajerlah yang harus mencoba untuk mengerti pada kondisi semacam ini.

Menyesuaikan ekspektasi tidak berarti melalaikan tanggung jawab pada produktivitas tim. Ini hanya sementara, setidaknya sampai keadaan kembali seperti sedia kala. Bukankah lebih baik fokus pada level maksimal yang masih bisa dilakukan daripada mendamba ideal yang tidak mungkin bisa terselesaikan. (Lw)



0 Comments

Leave a Reply

Related Stories

June 3, 2020

Menjaga Motivasi

Bekerja dalam tim yang terpisah oleh jarak menjadi tantangan tersendiri bagi para pelakunya. Contohnya mereka yang tergabung dalam riset antar negara, atau tim penjualan yang terpisah antar daerah.

October 21, 2020

Mengapa resign?

Tidak sedikit karyawan yang memanfaatkan waktu jedanya untuk bermain LinkedIn, diam-diam mencari peluang karir di tempat lain. Ada beberapa alasan mengapa seorang karyawan memutuskan untuk resign.

by
June 21, 2020

Tentang Komitmen

Apa yang kalian rasakan ketika salah satu anggota tim tiba-tiba 'menghilang'. Kesal, marah, atau bisa saja, yang pasti hal ini akan berefek pada kinerja tim. Tim kerja tidak ada bedanya dengan kesebelasan sepak bola, ketika satu pemain hilang maka akan ada pemain lain yang harus bekerja ekstra sebagai langkah back up

Arrow-up