Reading:
Apa itu Blue & Red Ocean Strategy?

Apa itu Blue & Red Ocean Strategy?

June 6, 2020

Kalau kamu pernah datang ke Yogyakarta pasti setidaknya pernah sekali ke Malioboro. Di sana dapat dilihat dari ujung utara sampai selatan berjejer lapak penjual kaos khas Jogja. Jenis kaos, bentuk desain, dll hampir sama atau mungkin memang karena mengambil barang dari satu pemasok. Terus bagaimana mereka berjualan, mereka perang tarif, biasanya pelanggan bila tidak mendapat harga yang pas bisa dengan mudah berpindah ke lapak sebelah. Jadi dia yang paling berani banting harga, dialah si juara.

Bila berjalan sedikit ke selatan, tepatnya di sebelah pojok timur laut alun-alun Utara ada sebuah toko kaos oleh-oleh juga, Dagadu. Berbeda dengan lapak penjual kaos yang berjejer di Malioboro, Dagadu menjual kaos milik sendiri, dengan desain khas dan kualitas yang sudah dikenal oleh pelanggannya. Harga kaos di sini bisa dua atau tiga kali lebih mahal dari kaos di Malioboro.

Dalam teori marketing, cara yang dipakai para lapak penjual di Malioboro adalah Red Ocean Strategy. Yaitu dimana perang tarif adalah ujung tombak keberhasilan karena produk yang dijual seragam. Sedangkan Dagadu menggunakan Blue Ocean Strategy, menciptakan pasar sendiri, mengutamakan desain khas dan kualitas alih-alih ikut berdarah-darah dalam perang tarif.

Blue Ocean Strategy adalah buku yang ditulis oleh Kim & Mauborgne (2005). Istilah blue ocean merujuk pada samudera biru dimana seekor ikan bisa berenang leluasa mencari mangsa, dalam konteks marketing diibaratkan sebagai kreator yang membuat pasar sendiri sehingga lebih leluasa menentukan tarif. Red ocean merujuk pada perairan yang sudah penuh sesak (kalau di Indonesia mungkin layaknya kolam lele), dimana para penghuninya harus saling berdesakan untuk berebut makanan, dalam konteks marketing ya seperti pedagang di Malioboro tadi. (Lw)



0 Comments

Leave a Reply

Related Stories

June 6, 2020

Marketing mulai dari mana?

Saat ini mungkin kamu sedang membangun karir di sebuah perusahaan atau membangun bisnis. Membangun karir ataupun bisnis sama-sama memerlukan strategi marketing, hanya target dan tujuannya saja yang berbeda.

Arrow-up