1+1=…?

June 13, 2020

Secara matematika sains, 1+1=2, 1+1+1=3, dan 1+1+1+1=4. Pelajaran ini telah kita dapat sejak duduk di bangku sekolah dasar dulu. Tapi dalam matematika sosial penjumlahan tersebut tidak selalu seperti itu, 1+1 bisa sama dengan 0, bisa sama dengan 3, bisa sama dengan 10, bahkan bisa sama dengan minus (-). Kok bisa?

Begini, ketika dua orang dengan pendapatan 1 juta per bulan bekerja sama, hasilnya bisa 2 juta, bisa 5 juta, sampai tak terhingga. Tapi bisa juga ketika tidak ada kecocokan diantara mereka justru keduanya tidak mendapatkan hasil sama sekali, contohnya bisnis yang akhirnya berhenti dan bangkrut karena para pendiri pecah kongsi.

Kata kunci pada matematika sosial ada pada sinergi. Sinergi adalah ketika dua orang atau lebih mengikatkan diri pada satu wadah, tim. Hasil akhir dari sebuah sinergi dalam tim akan berkali lipat lebih besar. Semakin epik sinergi yang terjadi semakin berkembang pesat sebuah organisasi. Namun, aspek apa sajakah yang mendorong sebuah sinergi dalam organisasi ?

Setidaknya ada lima aspek, berikut rincian sederhananya:

  1. Berfokus pada hasil
    Supaya anggota bisa memberikan potensi terbaik, perlu adanya tujuan yang akan dicapai dalam waktu tertentu. Tanpa ada tujuan, atau ada tapi tidak ditekankan, tim akan bekerja tanpa fokus yang dituju.
  2. Chemistry
    Chemistry penting supaya mereka yang ada di dalamnya bisa selalu solid. Bonding yang kuat menghasilkan sinergi yang kokoh, dan hal itu sangat ditentukan bagaimana chemistry antara individu.
  3. Empowerment
    Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan tanggung jawab dan otoritas tertentu, sehingga potensi masing-masing anggota mau tidak mau akan teroptimalkan.
  4. Kolaborasi yang rapi
    Kolaborasi berarti segala perbedaan yang ada dijadikan menjadi sebuah kelebihan. Mirip sebuah orkestra, dimana ada yang bermain seruling, trompet, perkusi, dll. Karena justru dari perbedaan yang ada jika disatukan akan tercipta harmoni yang padu.
  5. Penghargaan
    Pengakuan lewat penghargaan perlu diberikan kepada siapa saja yang mampu memberikan kinerja terbaik. Ketika seorang merasakan apa yang dikerjakan mendapat penghargaan motivasinya akan meningkat, tentu akan berdampak positif pada produktivitas tim. (Lw)

Disarikan dari :

Making the Giant Leap (Atmadja, 2010)



0 Comments

Leave a Reply

Related Stories

June 16, 2020

Team Chemistry

Lebih nyaman mana, bekerja dengan orang baru dikenal atau teman lama? Apabila mereka secara kompetensi sama, sebagian besar dari kita akan memilih bekerja dengan teman yang sudah dikenal. Kenapa? Salah satu alasannya adalah 'chemistry'.

August 5, 2020

Membangun budaya kerja positif pada tim yang bekerja jarak jauh

Bekerja jarak jauh adalah keniscayaan untuk dihindari di masa pendemi seperti ini. Ada beberapa tantangan yang perlu diantisipasi ketika bekerja dilakukan secara jarak jauh (remote)

June 30, 2020

Membangun Kedekatan Tim

Nyaman ndak sih berada dalam tim yang antar anggotanya saling menjaga jarak, pastinya tidak. Bekerja itu tak beda dengan mendaki gunung, secapek apapun rasanya kalau dengan rekan yang tepat pasti tetap akan terasa membahagiakan.

Arrow-up