Reading:
Menjaga budaya organisasi tetap lestari

Menjaga budaya organisasi tetap lestari

August 24, 2020

Menjadi pertanyaan menarik, apakah kira-kira pendemi akan mempengaruhi budaya di banyak perusahaan. Setelah berbulan-bulan bekerja dari rumah apakah semangat kerja para karyawan menurun atau tetap bertahan seperti sebelumnya. Selama bekerja dari rumah, hampir semua interaksi menjadi bergantung pada media daring, mulai rapat, laporan kemajuan proyek, obrolan ringan, dll. Pada survei yang dilakukan Prudential Financial ke 2,050 karyawan penuh waktu, mengungkapkan bahwa selama bekerja dari rumah para karyawan merasa kurang terhubung dengan budaya perusahaan.

Sebenarnya apa itu budaya? Budaya adalah kebiasaan yang terbentuk, apa saja yang dilakukan oleh para karyawan. Budaya yang baik akan mendorong setiap karyawannya untuk memberikan performa terbaik meski tidak selalu diawasi langsung oleh atasan.

Berikut tiga hal yang bisa dilakukan untuk menjaga budaya organisasi:

Indentifikasi nilai-nilai penting perusahaan

Ketika jumlah tim masih kecil mungkin mendiskripsikan nilai yang melandasi budaya perusahaan tidaklah begitu penting. Namun ketika perusahaan sudah semakin besar hal ini akan beda cerita, nilai perlu didiskripsikan sebagai acuan dari tindakan semua karyawan. Istilah mudahnya, nilai menjelaskan hal terpenting yang harus dilakukan supaya perusahaan dapat memenangkan kompetisi bisnis. Semakin rinci nilai dideskripsikan, semakin memudahkan garda terdepan perusahaan dalam menjalankan tugasnya memberikan pelayanan pada pelanggan.  

Gunakan budaya sebagai patokan dalam merekrut dan mempromosikan

Calon karyawan yang memiliki karakter sesuai denga nilai yang ada di perusahaan akan lebh mudah menyesuaikan diri pada budaya yang ada. Kompetensi memang penting namun kesesuaian karakter lebih utama. Sehingga untuk merekrut hendaknya nilai perusahaan menjadi acuan utama. Demikian juga ketika akan memberikan promosi pada karyawan kesesuaian dengan nilai perusahaan, hal ini untuk memastikan bahwa siapa yang nanti memimpin tidak akan mengikis budaya yang ada.

Hargai karyawan yang menghidupkan budaya organisasi

Untuk mendorong karyawan bertindak sesuai dengan nilai yang telah digariskan perusahaan perlu dilakukan dengan berbagai macam cara. Salah satu cara yang bisa digunakan adalah dengan memberi pengakuan pada mereka atas kontribusinya. Pengakuan dan penghargaan sebaiknya diberikan dalam acara resmi perusahaan sehingga keberadaan mereka bisa dilihat banyak orang. Hal semacam ini akan mendorong karyawan lain melakukan hal sama supaya pada kesempatan berikutnya mendapatkan penghargaan dan pengakuan tersebut.

Referensi: Inc.com



0 Comments

Leave a Reply

Related Stories

June 9, 2020

Budaya Organisasi

Ada perusahaan yang mampu mencapai usia puluhan tahun, bahkan beberapa sudah hampir mendekati 100 tahun. Namun di sisi lain, banyak sekali perusahaan yang belum mencapai usia lima tahun sudah bubar.

August 13, 2020

Kebiasaan Pemimpin yang Memperkuat Budaya Perusahaan

Banyak literatur menyebutkan bahwa kepemimpinan adalah faktor penting dalam membentuk budaya perusahaan. Pemimpin, apapun levelnya, adalah orang pertama yang akan dilihat pegawai terkait budaya yang mereka bawa pada perusahaan.

August 5, 2020

Membangun budaya kerja positif pada tim yang bekerja jarak jauh

Bekerja jarak jauh adalah keniscayaan untuk dihindari di masa pendemi seperti ini. Ada beberapa tantangan yang perlu diantisipasi ketika bekerja dilakukan secara jarak jauh (remote)

Arrow-up