Reading:
Blindspot kepemimpinan

Blindspot kepemimpinan

September 2, 2020

Tidak mengetahui apa yang tidak kita ketahui bisa menjadi batu sandungan dalam menjalankan kepemimpinan bisnis. Cara kita memandang dunia berpengaruh langsung pada cara kita dalam mengelola bisnis. Kesalahan yang umum dilakukan para pemimpin adalah terlalu meyakini kebenaran subjektif mereka sebagai suatu kebenaran objektif. Pola bawah sadar seperti ini yang berpotensi menjadi penghambat keefektifan dalam menjalankan kepemimpinan. Ketika seorang pemimpin mampu mengidentifikasi blindspot yang dia miliki  maka perubahan besar akan segera dimulai.

Berikut tiga blindspot dalam kepemimpinan yang perlu diantisipasi:

Merasa sudah selaras

Kepemimpinan efektif bergantung pada keselarasan dalam organisasi. Semakin besar organisasi semakin besar pula kesulitan untuk menyelaraskan. Namun ketika keselarasan sudah tercapai maka itu adalah awal dari keberhasilan besar. Keselarasan dimulai dengan visi misi, dua hal ini yang menjadi kompas untup setiap insan organisasi. Sebelum terjadi keselarasan visi dan misi dari semua elemen organisai jangan terlebih dahulu merasa organisasi telah baik-baik saja.

Merasa sudah menjadi pendengar yang efektif

Jangan terlalu cepat yakin bahwa kita sudah menjadi pendengar yang baik. Berpikir besar dan visioner adalah kemampuan yang umum dimiliki pemimpin, namun mendengarkan secara efektif masih menjadi milik segelintir orang. Penilaian dan praduga adalah penghalang utama untuk menjadi pendengar yang efektif. Misal saja kita mendengarkan seseorang namun sebelumnya telah memberi label pada orang tersebut. Jadi sebaiknya kita lebih berhati-hati ketika secara tidak sadar memberikan label pada rekan yang akan kita ajak bicara. Jadilah gelas kosong ketika mendengarkan.

Terlalu percaya pada seseorang

Percaya adalah baik namun terlalu percaya cukup berbahaya karena membuat fungsi kontrol menjadi terlena. Selain terlalu percaya, yang perlu diantisipasi juga adalah mindset ’biarkan waktu yang menyelesaikan’. Ketika menemukan sebuah permasalahan jangan menunggu, sebagai pemimpin baiknya segera mengambil langkah untuk menyelesaikannya.

Referensi: Inc.com



0 Comments

Leave a Reply

Related Stories

October 21, 2020

Vulnerable leadership

Saat ini pemimpin harus bisa menunjukan dirinya secara lebih otentik, sudah tidak zamannya pemimpin selalu mencitrakan dirinya sebagai orang yang selalu kokoh dan tak tergoyahkan. Setidaknya pendemi kali ini mengajarkan banyak hal

by
June 11, 2020

Visionary Leader

Hampir di setiap perusahaan yang memiliki kinerja gemilang selalu ada sosok pemimpin visioner di baliknya. Mereka ini biasanya dikenal dan dikenang karena kemampuannya dalam membawa kemajuan bisnis.

June 2, 2020

Belajar jadi Pemimpin Efektif, How?

Pepatah lama mengatakan, ketika sekumpulan kambing dipimpin oleh seekor harimau, maka kumpulan kambing tersebut akan menjadi segarang harimau. Kalau kata Nagabonar, seorang pengecut yang berprofesi sebagai copetpun akan turun ke medan laga dengan gagah berani ketika Jenderal Sudirman yang memimpin.

Arrow-up