Reading:
Asumsi dasar konseling untuk manajer

Asumsi dasar konseling untuk manajer

by admin
September 26, 2020

Konseling adalah salah satu metode upgrading untuk karyawan selain training. Bila training menyasar peningkatan suatu kompetensi, konseling lebih mengarah pada proses pemahaman diri untuk membantu proses pemecahan masalah. Proses konseling bisa dilakukan oleh siapapun, tidak terbatas oleh psikolog saja, pimpinan bisa menjadi konselor bagi anak buahnya. Asalkan memahami bagaimana asumsi dasar konseling seorang manajer bisa menjadi konselor yang baik untuk karyawannya. Berikut lima asumsi dasar yang perlu diketahui seorang manajer sebelum memberikan konseling:

Pertama, dalam konseling subjek (orang yang diberikan konseling) tidak dianggap sebagai pribadi yang mengalami sakit mental. Mereka dipandang sebagai pribadi yang memiliki kemampuan untuk memilih tujuan, membuat keputusan dan mampu bertanggung jawab.

Kedua, konseling berfokus pada saat ini dan masa depan. Tentang apa yang dia rasakan saat ini, bagaimana harapannya di masa depan, apa ketakutan dan kebingungan yang dialami, dst. Jadi konseling tidak bertujuan untuk mengorek masa lalu subjek.

Ketiga, dalam prosesnya konselor (pihak yang memberikan konseling) bukanlah pihak yang yang memiliki otoritas. Konselor secara esensial berperan sebagai teman dan guru, sehingga hubungan yang terjalin bersifat mutual. Subjek diberikan kebebasan untuk menentukan arah dan sikap yang akan diambil.

Keempat, konselor secara moral tidak harus bersifat netral. Dia boleh membawa nilai dan keyakinan pribadinya dan tidak harus menyembunyikan hal tersebut dari subjek. Justru nilai dan keyakinan itu bisa menjadi cermin bagi subjek, meski si subjek tidak harus mengkutinya.

Kelima, tujuan utama konseling adalah perubahan perilaku. Jadi konseling belum bisa disebut berhasil ketika subjek sekedar menjadi sadar atau tahu.

Referensi:

Counseling Theory and Practice 3rd ed, (1990), George & Cristiani.

Psikologi Konseling, (2008), Latipun.



0 Comments

Leave a Reply

Related Stories

September 27, 2020

Kondisi yang mendukung proses konseling

Keberhasilan proses konseling didukung oleh banyak faktor, kondisi salah satunya. Menurut Carl Rogers kondisi yang baik selama proses konseling adalah yang fasilitatif. Kondisi tersebut adalah kongruensi, penghargaan positif tanpa syarat dan empati.

by
September 26, 2020

Karakteristik hubungan dalam konseling

Siapapun bisa menjadi konselor (orang yang memberikan konseling). Seorang teman bisa menjadi konselor untuk temannya, seorang orang tua bisa menjadi konselor untuk anaknya, demikian juga seorang atasan juga bisa menjadi konselor untuk anggota yang dia pimpin

by
November 16, 2020

Frustasi menjadi motivasi

Kemunduran dan kegagalan tidak akan lepas dari emosi negatif. Seorang yang baru saja kehilangan banyak uang, tertinggal dalam promosi karir, dikhianati atau gagal memenuhi target bisa merasa kecewa, frustasi dan bahkan marah

by
Arrow-up