Reading:
Prinsip konseling untuk manajer

Prinsip konseling untuk manajer

by admin
September 26, 2020

Manajer adalah tokoh sentral dalam tim yang dia pimpin, karena dialah yang bertanggung jawab membuat target, perencanaan, mengarahkan dan melakukan kontrol pada kinerja anggotanya. Salah satu kunci keberhasilan manajer adalah mengembangkan anggotanya. Konseling adalah metode pengembangan personal yang bisa dilakukan manajer untuk mengembangkan hal tersebut.

Konseling berasal dari bahasa latin, counselium, yang artinya bersama atau bicara bersama. Menurut Carl Rogers, tokoh psikologi humanistik, konseling adalah hubungan terapi yang tujuannya untuk melakukan perubahan diri (self). Sedangkan menurut Pietrofesa (1978), konseling adalah proses yang melibatkan seorang profesional untuk membantu orang lain memahami dirinya (self-understanding) sehingga lebih mudah dalam membuat keputusan dan pemecahan masalah.

Pada konteks manajer, peran yang dilakukan adalah membantu anggotanya untuk memahami diri dan tanggung jawabnya sebagai karyawan. Nah berikut 3 hal yang perlu diketahui manajar dalam memberikan konseling pada anggotanya.

Konseling adalah proses

Konseling adalah sebuah proses sehingga tidak bisa disebut konseling apabila hanya dilakukan sekali waktu. Manajer sebaiknya mengalokasikan waktu secara berkala untuk memberikan konseling pada anggotanya. Konseling antara manajer dan anggota misal dilakukan sebulan sekali, satu kali dalam per tiga bulan atau setidaknya sekali dalam enam bulan. Tiap periode manajer sebagai konselor meng-update bagaimana perkembangan yang dicapai anggotanya.  

Konseling adalah hubungan spesifik

Keberhasilan konseling sangat bergantung pada bagaimana hubungan yang terjalin antara si manajer dan anggotanya. Semakin dekat secara emosional, semakin besar kemungkinan berhasil. Hubungan yang terjalin memudahkan kedua belah pihak untuk saling percaya, sehingga tercipta keterbukaan. Manajer ketika memberikan konseling sebaiknya memahami dan memberikan penghargaan tanpa syarat pada anggotanya itu.

Untuk mencapai tujuan

Tujuan konseling adalah membantu anggota lebih memahami diri dan tanggung jawabnya. Di sini anggota tidak hanya sekedar dibimbing untuk know about tapi juga how to. Pengalaman dan kedewasaan si manajer bisa menjadi cermin bagi si anggota dalam memahami diri sehingga memudahkan yang bersangkutan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Proses konseling bisa disebut berhasil ketika si anggota sudah mampu memandang tanggung jawab di tempat kerja sebagai wadah untuk aktualisasi diri.

Referensi:

Psikologi Konseling, (2008), Latipun.

The Autentic Counselor, (1978), Pietrofesa et al.



0 Comments

Leave a Reply

Related Stories

September 27, 2020

Apa sih tujuan konseling?

Konseling adalah sesuatu yang umum dilakukan untuk membantu seseorang menyelesaikan masalah. Hubungan yang terbangun dalam konseling bersifat membantu (helping).

by
September 29, 2020

Bagaimana mentorship yang efektif?

Pekerjaan di kantor selalu tidak ada habisnya, mulai dari meeting rutin, serangkaian deadline, proyek yang harus segera dijalankan dan lain sebagainya. Semua itu tentu menguras banyak tenaga dan waktu.

by
September 27, 2020

Tahapan dalam konseling

Konseling adalah proses yang berkelanjutan, tidak mungkin satu kali bertamu tujuan dari konseling bisa tercapai. Pada umumnya konseling dilakukan beberapa kali secara bertahap, dimana setiap tahap ada target perkembangan yang diharapkan bisa dicapai.

by
Arrow-up