Reading:
Apa sih tujuan konseling?

Apa sih tujuan konseling?

by admin
September 27, 2020

Konseling adalah sesuatu yang umum dilakukan untuk membantu seseorang menyelesaikan masalah. Hubungan yang terbangun dalam konseling bersifat membantu (helping). Berbeda dengan memberi (giving) atau mengambil alih, membantu berarti tetap memberi kepercayaan kepada subjek untuk bertanggung jawab dan menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Konseling dilakukan untuk membantu subjek mencapai pemahaman dan penerimaan diri.  Setelah melakukan konseling subjek diharapkan bisa berkembang secara optimal berdasar batas potensinya. Secara umum tujuan konseling ada 3, yaitu:

Mengubah perilaku yang salah

Konseling dilakukan untuk membantu subjek dalam penyesuaian diri, ada kalanya ketika memasuki lingkungan baru seperti lingkungan kerja, seseorang tidak bisa dengan cepat menyesuaikan diri. Perilaku yang dibawa tidak sesuai dengan budaya yang ada di lingkungan baru tersebut. Konselor di sini bertindak sebagai cermin, membantu subjek menegenali perilaku dan kebiasaannya yang kurang pas dengan nilai dan norma yang berlaku. Tidak semua orang peka terhadap perilakunya, sehingga perlu usaha supaya yang bersangkutan menyadari bahwa apa yang dilakukan belum pas. Konselor membimbing subjek supaya tahu apa yang salah dari diri subjek, dan setelah itu baru perlahan mengubah perilaku tersebut.

Belajar membuat keputusan

Membuat keputusan bukanlah hal yang gampang dilakukan oleh semua orang. Beberapa orang butuh konseling untuk membantunya membuat keputusan dalam hidup. Konseling ditujukan untuk membantu subjek mengembangkan kemampuan dalam mencari alternatif pemecahan masalah yang sedang dihadapi. Konseling tidak sekedar proses penyaluran beban emosional yang dirasakan, tapi juga secara bertahap mendorongnya mengembangkan kemapuan, keterampilan dan keberanian mengatasi masalahnya.

Supaya bisa mencapai keadaan yang lebih baik subjek harus memecahkan masalahnya dan membuat keputusan tertentu. Keputusan tersebut seperti mengevaluasi sikap dan perilaku, memilih beberapa alternatif rencana tindakan, memilih sikap yang lebih baik, dan lain sebagainya. Alasan kenapa beberapa orang kesulitan membuat keputusan adalah karena tidak siap dengan konsekuensi setelahnya, sehingga merasa bingung. Subjek perlu ditekankan bahwa setiap keputusan selalu mengandung konsekuensi, positif dan negatif. Dan tidak masalah ketika nantinya lebih banyak konsekuensi negatif yang muncul, hal itu bisa menjadi sarana pembelajaran. Tugas konselor adalah memberikan dorongan supaya subjek berani membuat keputusan dan berani menghadapi resiko di baliknya.

Mencegah timbulnya masalah

Mencegah timbulnya masalah mengandung tiga makna, (1) jangan sampai timbul masalah di kemudian hari, (2) jangan sampai masalah yang dialami semakin berat dan berkepanjangan, (3) jangan sampai masalah yang saat ini dialami menyebabkan gangguan menetap. Pada prinsipnya tujuan konseling juga bisa digolongkan berdasarkan waktunya. Tujuan jangka pendek, contohnya subjek bisa membuka diri, lebih menghargai dirinya, dan terbuka dengan pengalaman baru. Tujuan jangka menengah, secara spesifik untuk mengembangkan potensi individu. Tujuan jangka panjang, tujuan akhir dari konseling adalah supaya subjek bisa aktualisasi diri dan realisasi diri.

Referensi: Psikologi Konseling, (2008), Latipun



0 Comments

Leave a Reply

Related Stories

September 29, 2020

Bagaimana mentorship yang efektif?

Pekerjaan di kantor selalu tidak ada habisnya, mulai dari meeting rutin, serangkaian deadline, proyek yang harus segera dijalankan dan lain sebagainya. Semua itu tentu menguras banyak tenaga dan waktu.

by
November 16, 2020

Frustasi menjadi motivasi

Kemunduran dan kegagalan tidak akan lepas dari emosi negatif. Seorang yang baru saja kehilangan banyak uang, tertinggal dalam promosi karir, dikhianati atau gagal memenuhi target bisa merasa kecewa, frustasi dan bahkan marah

by
September 27, 2020

Tahapan dalam konseling

Konseling adalah proses yang berkelanjutan, tidak mungkin satu kali bertamu tujuan dari konseling bisa tercapai. Pada umumnya konseling dilakukan beberapa kali secara bertahap, dimana setiap tahap ada target perkembangan yang diharapkan bisa dicapai.

by
Arrow-up