Reading:
3 elemen kepercayaan

3 elemen kepercayaan

by admin
September 28, 2020

Sebagai pemimpin dalam suatu organisasi pastinya menginginkan kepercayaan dari para anggotanya. Kepercayaan sangat menentukan bagaimana evaluasi pada si pemimpin, ketika tingkat kepercayaan tinggi evaluasi positif yang akan didapat dan ketika tingkat kepercayaan rendah evaluasi negatif yang akan diterima. Namun membangun kepercayaan atau lebih penting lagi mempertahankan kepercayaan bukanlah perkara mudah.

Hasil studi yang pesertanya taerdiri dari 87,000 pemimpin di berbagai perusahaan yang dilakukan oleh Zenger/Folkman, sebuah konsultan kepemimpinan, mendapatkan kesimpulan bahwa ada tiga elemen penting dalam terbentuknya kepercayaan. Ketiga elemen tersebut adalah:

Hubungan yang positif

Dasar sebuah kepercayaan adalah bagaimana seseorang mampu membangun hubungan positif dengan orang lainnya. Dalam hal ini bagaimana pemimpin bisa menciptakan iklim hubungan positif dalam kelompok yang dipimpin. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menciptakan hubungan yang positif antara lain dengan peduli pada permasalahan yang dialami anggotam membangun kerja sama, menyelesaikan permaslahan yang ada sampai tuntas, dan memberikan umpan balik yang jujur dengan cara terbaik.

Penilaian yang baik

Eleman berikutnya yang menentukan seorang pemimpin dipercaya adalah bagaimana penilaian terhadap dirinya, di dalamnya termasuk bagaimana yang bersangkutan dikenal. Beberapa hal yang dinilai dari si pemimpin seperti bagaimana caranya memecahkan masalah, bagaimana menggali aspirasi dari anggota, bagaimana merespon suatu tantanganm pengetahuan serta keahlian yang dimiliki. Pengalaman atau keberhasilan yang pernah dicapai di masa lalu menjadi nilai lebih baginya, hal itu semacam menjadi portofolio keberhasilan.

Konsistensi

Elemen terakhir yang melandasi terbentuknya kepercayaan adalah konsistensi dari si pemimpin. Hal ini dapat dilihat dari bagaimana dia menjalankan apa yang dikatakan, bisa menjadi teladan, memegang komitmen, menepati janji dan bagaimana dirinya mau melakukan lebih dari apa yang seharusnya.

Referensi: HBR.org



0 Comments

Leave a Reply

Related Stories

June 12, 2020

Mencetak Leader

Siapa yang tidak kenal Gudeg Yu Djum, bisnis gudeg (makanan khas Jogja) yang cabangnya ada di seantero Yogyakarta. Tahukah kalian kalau Gudeg Yu Djum ini berawal dari sebuah lapak sederhana di daerah Wijilan, dekat alun-alun utara. Dirintis sejak 1951 oleh Bu Djuwariyah alias Yu Djum itu sendiri.

September 2, 2020

Paradigma kepemimpinan masa depan

Setiap satu dekade ada perubahan paradigma kepemimpinan dalam dunia bisnis, kesiapan pemimpin dalam menangkap dan menerapkan paradigma tersebut menentukan keberhasilan organisasi survive menghadapi perubahan.

June 11, 2020

Collective Leadership

Dalam peperangan, menang dan kalah bergantung pada keberadaan si pemimpin. Contohnya perang Jawa, yang berakhir begitu Pangeran Diponegoro berhasil ditangkap dan diasingkan. Padahal selama lima tahun Belanda cukup kelimpungan dan hampir putus asa memadamkannya.

Arrow-up