Reading:
Visionary leader juga bisa gagal?

Visionary leader juga bisa gagal?

by admin
October 15, 2020

Seorang pemimpin yang visioner (visionary leader) secara umum dianggap sebagai kunci keberhasilan perubahan strategis sebuah perusahaan. Anggapan ini tidak salah namun tidak sepenuhnya benar, karena seorang pemimpin visioner biasanya tidak hanya cakap dalam mengarahkan sebuah perubahan.

Penelitian yang dilakukan oleh Murat Tarakci, associate profesor at Rotterdam School of Management, ternyata tidak selamanya perusahaan yang dipimpin oleh pemimpin visioner akan selalu berhasil, tidak sedikit juga perusahaan yang mengalami kemunduran meski dipimpin seorang yang terkenal visioner.

Ketika menyebut pemimpin visioner sosok seperti Steve Jobs, Walt Disney, Jack Ma, dan Jack Welch adalah beberapa nama yang bisa disebut. Di dalam negeri kita juga punya tokoh pemimpin seperti Jonan, Dahlan Iskan dan Susi Pujiastuti  yang masing-masing pernah membawa perubahan besar di perusahaan yang mereka pimpin.

Jack Welch, CEO General Electric (GE) era 80-an sampai akhir 90-an adalah pemimpin visioner di eranya. Pada awal kepemimpinannya GE melakukan restrukturisasi besar-besaran. Salah satu akibat dari proses perubahan tersebut banyak anak perusahaan yang dilepas dan banyak karyawan mengalami pemutusan hubungan kerja. Visi yang dibawa saat itu membuat GE seramping mungkin, namun bisa menghasilkan profit yang lebih besar. Meski pada awal banyak mendapat penolakan, namun pada akhirnya visi yang dibawa san CEO terbukti berhasil.

Pemimpin visioner seperti pisau bermata dua, satu sisi bisa membawa perusahaan maju begitu pesat, dan di sisi lain bisa membawa perusahaan gagal dengan cepat. Apa penyebabnya, ternyata peran pemimpin level manajer turut menentukan keberhasilan. Manajer adalah orang yang berhubungan langsung dengan staf yang ada di bawah.  

Ketika strategi yang dibawa pemimpin bisa diterjemahkan dengan baik oleh para manajer maka kemajuan perusahaan tinggal menunggu waktu. Namun ketika strategi tidak bisa selaras dari antara dewan direksi dan para manajer, maka kegagalan sudah menanti di depan mata.

Banyak perusahaan sudah berinvestasi besar untuk pengembangan kepemimpinan di dalam, namun terkadang hal tersebut belum diiringi proses penyelarasan strategi organisasi. Akibatnya visi yang dibawa pemimpin puncak tidak bisa dengan mudah diterjemahkan oleh pemimpin menengah. Jadi keberhasilan perubahan di suatu perusahaan selain ditentukan oleh kecakapan dan visi CEO juga sangat bergantung pada peran pemimpin level manajer ke bawah.

Referensi: HBR.org



0 Comments

Leave a Reply

Related Stories

June 2, 2020

Trust, Apa saja Faktornya ?

Trust adalah elemen penting dalam sebuah team work. Tanpanya kita pasti tidak mendapat kenyamanan dalam bekerja, yang ada hanyalah sikap waspada dan waspada dari tipu daya dan kecurigaan pada rekan kerja.

June 14, 2020

Visi Misi, Pentingkah?

Setiap organisasi, profit-non profit-pemerintahan, selalu memiliki visi misi. Entah visi misi tersebut dihayati atau sekedar pajangan dinding dan pelengkap AD ART, yang pasti keberadaannya cukup penting bagi sebuah organisasi.

August 26, 2020

Prinsip kepemimpinan yang bertanggung jawab

Dari waktu ke waktu peran pemimpin puncak, CEO, suatu bisnis semakin bergeser menyesuaikan tuntutan zaman. Pada tahun 2020, ketika dunia dilanda pendemi pergeseran tersebut cukup nyata, bahwa kepemimpinan tidak hanya dilihat dari faktor profit semata namun juga pada tujuan yang akan dicapai

Arrow-up